Saturday, 29 February 2020

POLISI DALANG DIBALIK PEMBUNUHAN SOPIR TRUK DI PAPUA

Sa nonton video versi rekaman anggota polisi, dan kronologis yang penuh tanda tanya:
1. Kenapa YY (sopir) yang sebelumnya amankan diri ke kantor Polisi dibawa kembali oleh polisi ke TKP?
2. Saat masa hendak serang YY, kenapa tidak ada tembakan peringatan dari Polisi? Lihat & dengar videonya mmg sama sekali tidak ada bunyi tembakan, padahal demo damai saja penembakan dilakukan.
3. Kenapa biarkan (menonton) YY lari sendiri mencari perlindugan di belakang satu dua polisi? Padahal ada lebih dari 10 polisi dsitu, bahkan polisi yang lain hanya asyik rekam kejadian ini.
4. Kenapa saat YY terancam nyawa Polisi tidak cepat2 bawa lari dengan mobil Polisi yg diparkir disitu? Justru polisi menunggu amukan masa dan biarkan dibunuh.
5. Polisi tau mayat korban tabrakan Demianus Mote ada terbaring, sudah pasti siapapun keluarga kalau lihat mayat korban pasti emosi marah, tetapi kenapa paksa negosiasi korban dengan sopir YY saat situasi ini?
6. Setelah kejadian kenapa rekaman video ini disebarkan agar viral. Lalu membuat diksi "nyawa babi berharga dari manusia".
7. Lalu belakangan munculkan muka dan nama Saugas Goo, ketua KNPB Dogiay yang tidak tahu menahu kejadian ini.
8. Siapa yang desain ini  untuk mengadu rakyat Papua dan Sulawesi? Hingga orang Papua diserbu dengan kata-kata rasis: monyet, OPM, babi, dll., di segala postingan dan komentar2 media sosial?
9. Hampir setiap hari orang Papua mati ditabrak, ditembak, diracun, bahkan di Deiyai (tidak jauh dari Dogiay) tanggal 24 Februari 2020, seorang ibu dibunuh sopir dan dibuang ditengah jalan.

Ini semua tanda tanya? Tentu mereka di lapangan yang tahu situasinya. Turut duka untuk kedua keluarga korban!

Oleh tuan Victor Yeimo